Filkom UB miliki program Doktor AI
Keunggulan Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur yang memiliki sarana Artificial Intelligence atau AI Center mendapat respon sejumlah fakultas di Universitas Brawijaya, salah satunya Fakultas Ilmu Komputer atau Filkom.

Elshinta.com - Keunggulan Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur yang memiliki sarana Artificial Intelligence atau AI Center mendapat respon sejumlah fakultas di Universitas Brawijaya, salah satunya Fakultas Ilmu Komputer atau Filkom.
Fakultas yang mengkhususkan pembelajaran ilmu komputer tersebut memantapkan komitmennya sebagai fakultas yang menjadi pioneer pengembangan AI.
"Artificial Intelligence atau AI utamanya dalam bidang penelitian dan ini hanya dimiliki oleh Filkom utamanya yang mengambil program Doktor di bidang Ilmu Komputer dan kebutuhan tersebut sangat tinggi dan pihaknya mendapat tawaran belajar dari sejumlah Pemerintah Daerah dalam hal penggunaan AI,” ujar Dekan Filkom, Ir.Tri Astoto Kurniawan,S.T.,M.T.,Oh.D.,IPM seperti dilaporkan Kontributor Elshinta AH Sugiharto, di acara Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru Program Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Komputer periode 2025-2026.
Pada tahun ajaran 2025-2026, Filkom UB menerima 68 mahasiswa baru program Magister (S2) dan Doktor (S3).
Dijelaskan Astoto, Pasca Sarjana Filkom memiliki 3 prodi masing-masing dua prodi Magister masing-masing S2 Ilmu Komputer, Sistem Informasi dan Doktor ilmu komputer.
"Yang menarik Prodi Sistem Informasi merupakan prodi baru yang mendapatkan akreditasi A namun prodi ini minatnya mulai nampak meski baru 10 orang mahasiswa baru selain program Doktor ilmu komputer yang khusus mempelajari AI,” jelas Astoto, saat menggelar preskon di Filkom UB.
Disinggung terkait kerjasama Internasional, Filkom UB telah lama menjalin hubungan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negri seperti Jepang dan sejumlah negara di Eropa yang diwujudkan dalam bentuk pertukaran mahasiswa asing dengan beasiswa Internasional maupun dari UB sendiri.
“Dan tahun ini kita mendapat dua mahasiswa Internasional dari Timor Leste dan Turki. Sedangkan yang mendapat beasiswa dari UB sesuai dengan yang diarahkan oleh Rektor kedepan beasiswa kita arahkan ke bidang riset ,” ringkasnya.